Waspada! Begini Ciri-ciri Obat Herbal yang Berbahaya

Gerbangindonesia.org – Waspada! Begini Ciri-ciri Obat Herbal yang Berbahaya. Obat natural biasa dikonsumsi masyarakat Indonesia sejak dahulu. Biasa disebut dengan jamu atau obat tradisional, obat natural telah sejak lama dipercaya oleh masyarakat untuk mengusir masuk angin, menambah energi, mempercantik diri, hingga meningkatkan gairah dan kemampuan seksual Anda.Saat ini obat tradisional sudah banyak dikonsumsi oleh berbagai kalangan. Obat natural sering menjadi alternatif pengobatan bagi mereka yang secara fisik sudah tidak kuat menjalani tindakan medis besar. Misalnya bagi pasien kanker yang sudah tidak kuat menjalani kemoterapi. Penggunaan obat jenis natural play on words sudah menjadi kebiasan masyarakat sehari-hari. Misalnya ketika merasa masuk angin, masyarakat cenderung tidak pergi ke dokter atau minum obat. Masyarakat lebih memilih minum obat natural. Perhatikan ciri obat natural sebelum dibeli dan dikonsumsiDi balik berbagai khasiatnya, ternyata obat home grown juga bisa berbahaya bagi tubuh Anda. Pasalnya, sembarangan mengonsumsi obat natural bisa membuat gejala yang Anda alami jadi makin parah.

Berbagai bahan dari obat herbal mungkin memberikan efek samping yang tidak Anda ketahui.

Waspada! Begini Ciri-ciri Obat Herbal yang Berbahaya

Selain itu, tanpa sepengatahuan konsumen, obat natural juga mungkin sudah ditambahi berbagai bahan kimia berbahaya meski katanya alami. Karena itu, Anda harus bijak dan jeli dalam memilih obat natural yang aman dan sudah teruji klinis.

READ ALSO   5 Manfaat Cuddle dan Pilihan Posisinya yang Paling Nyaman

Berikut ini adalah ciri obat jenis ini yang berbahaya bagi tubuh Anda.

1. Tidak jelas siapa produsennya

Badan Kesehatan Dunia atau WHO sudah menetapkan standar yang harus diikuti oleh setiap negara mengenai kelengkapan informasi pada kemasan obat. Obat yang bagus seharusnya bukan hanya menyebut merek, tapi juga jelas mencantumkan siapa produsennya. 2. Kandungan dari orbat natural tidak jelasKandungan yang terdapat dalam obat seharusnya dijabarkan secara rinci pada kemasan. Jika tidak ada, Anda patut mencurigai obat tersebut. Selain jenis kandungannya, obat tradisional yang baik juga seharusnya menyebutkan berapa banyak kandungan setiap bahan yang digunakan. Dengan begitu, Anda bisa mengukur apakah takarannya terlalu banyak atau sedikit. 3. Tidak ada izin edar dari Badan POM dan SNISeperti yang Anda ketahui, Badan Pengawas Obat dan Makanan (POM) adalah badan yang berwenang untuk mengawasi peredaran obat dan makanan di Indonesia. BPOM akan menulis nomor registrasi pada kemasan obat tersebut untuk menandakan bahwa obat tersebut sudah teruji klinis sehingga aman untuk dikonsumsi. Ini bukti bahwa obat tersebut sudah melewati berbagai macam tes yang resmi. Namun, saat ini ada beberapa produsen obat yang menempelkan nomor izin palsu di kemasannya. Inilah yang harus diwaspadai. Anda bisa mengeceknya di site BPOM Caranya mudah. Anda tinggal mengetik hal yang ada pada obat tersebut, misalnya nomor registrasi, nama produk, atau merek obat natural yang ingin Anda ketahui.Selain itu, obat jenis home grown yang aman seharusnya mencantumkan SNI atau Standar Nasional Indonesia. SNI akan dikeluarkan bila produknya sudah mengikuti standar produksi dan kualitas barang di Indonesia. Ini berarti produk yang ada SNI-nya punya pabrik yang bersih, aman, dan terjamin. Tanpa SNI, kualitas produk Anda dipertanyakan. 4. Sekali minum, Anda merasa penyakit langsung hilang Kebanyakan obat natural membutuhkan compositions untuk menyelesaikan masalah kesehatan Anda. Banyak obat yang khasiatnya akan baru muncul beberapa hari atau bahkan beberapa minggu setelah pertama kali mengonsumsinya.Jika Anda merasa penyakit Anda hilang sekejap setelah Anda meminum atau mengoleskan obat jenis ini, Anda patut mencurigainya. Bisa jadi, natural tersebut mengandung Bahan Kimia Obat (BKO). BKO adalah bahan kimia yang biasa digunakan pada obat-obatan. Seharusnya BKO tidak digunakan dalam natural. Selain itu, penggunaan obat haruslah sesuai dengan aturan.

Misalnya pada beberapa jenis kortikosteroid seperti obat deksametason dan salep betametason. Penggunaan sembarangan akan membuat fungsi kelenjar adrenal pada tubuh Anda rusak dan menyebabkan berbagai macam gejala, mulai dari rasa lemas hingga kematian.

READ ALSO   Sayuran Ini Bisa Tingkatkan Risiko Kanker Perut, Sebaiknya Dihindari

Produsen obat natural yang tidak bertanggung jawab akan memasukkan BKO ke dalam produknya. Ini akan membuat produknya dipandang sangat berkhasiat. Saat ini ada banyak sekali produk natural yang menggunakan BKO. Badan POM sendiri masih terus memantau dan menemukan berbagai produk natural yang berbahaya. Karena itu, jangan sembarangan beli produk natural karena tergiur harga murah dan khasiat yang menjanjikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *