Cara Membedakan Oli Asli dan Palsu

Cara Membedakan Oli Asli dan Palsu

gerbangindonesia.org – Cara Membedakan Oli Asli dan Palsu. Untuk memilih oli mobil yang baik, kamu harus memahami cara membedakan oli asli dan palsu, yang sangat diperlukan bagi pengguna kendaraan.

Banyaknya oli yang beredar di pasaran, membuat orang-orang penipu memalsukan produk oli terkenal. Hal ini sangat merugikan masyarakat karena kendaraan yang seharusnya dirawat malah rusak akibat penggunaan oli palsu.

Lalu bagaimana cara membedakan oli asli dan oli palsu? Berikut ciri-ciri oli palsu dan asli yang perlu kamu kuasai.

Cara Membedakan oli asli dan palsu

Untuk membedakan oli asli dan oli palsu, kamu harus mengetahui perbedaan keduanya melalui ciri-ciri berikut.

Ciri-ciri Oli Asli

Berikut ciri-ciri yang dimiliki oleh oli asli:

  • Tutupnya dirancang oleh produsen oli untuk menggunakan segel untuk mengunci tutup botol agar tutupnya kencang. Selain itu, tutup botol dirancang untuk sekali pakai.
  • Setiap oli asli memiliki botol oli yang dilengkapi dengan label dan stiker hologram bertanda khusus. Label oli asli biasanya terbuat dari bahan stiker vinyl.
  • Botol oli biasanya terlihat baru, tidak kusam, tidak ada goresan atau penyok.
    Terdapat kode nomor produksi pada kemasan. Kalau cek langsung di tutup botol dan botol oli, kode nomor produksinya sama. Kamu juga bisa mengecek kodenya di internet untuk memastikan kode tersebut resmi dibuat oleh produsen oli ternama atau tidak.
  • Oli asli memiliki warna kekuningan, bening, dan tidak keruh.
  • Jika kamu mencium bau minyak, kamu tidak akan memiliki bau aneh seperti terbakar.
  • Oli asli biasanya memiliki harga eceran tertinggi yang memungkinkan harga jual oli hampir sama di seluruh Indonesia.
  • Oli asli memiliki kualitas terbaik karena telah teruji sesuai dengan kebutuhan kendaraan, baik dari segi daya pelumas, maupun dari segi peningkatan performa mesin.
  • Oli asli dapat merawat komponen mesin kendaraan agar awet dan bahkan lebih lama dari yang seharusnya.
  • Oli asli mampu melindungi gesekan dari dua komponen yang saling bergesekan. Selain itu, daya pelumas lebih halus, dan lebih dingin di dalam mesin sehingga mesin tidak overheat, dan suara mesin menjadi lebih halus.
READ ALSO   8 Cara Mengemudi Mobil Manual, Nyaman dan Aman untuk Pemula

Ciri-ciri Oli Palsu

Berikut ciri-ciri yang dimiliki oli palsu :

  • Tutup botol tidak memiliki segel, jadi tutupnya longgar.
  • Botol kemasan oli terlihat kusam, ada goresan, bahkan penyok. Selain itu, label kemasan biasanya terbuat dari stiker botak, tidak memiliki stiker hologram. Bahkan beberapa botol minyak palsu memiliki bobot yang lebih ringan daripada botol minyak asli.
  • Tidak semua oli palsu memiliki kode nomor produksi. Bahkan jika seseorang menggunakan kode, terkadang berbeda saat dicentang.
  • Oli memiliki warna keruh, biasanya hitam pekat.
  • Oli memiliki bau yang sangat menyengat dan terbakar.
  • Harga yang ditawarkan oli palsu lebih murah, bahkan mencapai selisih 30% hingga 50% dari harga oli asli di pasaran.
  • Oli palsu jika digunakan dalam waktu singkat tidak memiliki efek samping yang begitu signifikan. Namun, jika digunakan untuk jangka waktu yang sedikit lebih lama akan menimbulkan berbagai masalah. Contoh masalah yang muncul antara lain: komponen mesin mobil mudah aus karena gesekan yang besar, mobil overheat, mobil tersendat saat digunakan, mesin mobil bisa mati mendadak, banyak asap keluar di kap mesin dan knalpot mobil, mobil boros biaya perawatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *